Monday, February 8, 2016

20 Rasa rindu ini hanya dimengerti kamu yang pernah tinggal di Jogja

20 Rasa rindu ini hanya dimengerti kamu yang pernah tinggal di Jogja

Jogja selalu punya sejuta cerita yang bikin pengen balik lagi, lagi dan lagi.Jogja itu kangen-able banget! Terutama buat kamu yang pernah menghabiskan waktunya di kota yang punya banyak sekali julukan itu. Dari mulai kota pelajar, kota budaya, sampai surganya beragam kuliner murah.

Nggak heran kan, beberapa orang yang harus kembali ke kota asalnya setelah sekian tahun berada di Jogja, jadi suka banget posting status kerinduannya di media sosialnya. Lebay? Ah, biarin! Kenyataannya emang gitu sih! Jogja memang punya sejuta cerita yang selalu bikin pengen balik lagi, lagi dan lagi.

Berikut ini 20 kerinduan yang cuma dimengerti kamu yang pernah tinggal di Jogja, seperti dirangkum brilio.net dari berbagai sumber, Rabu (1/7):

1. Warga lokalnya yang ramah-ramah

Nggak heran deh kalau Jogja disebut istimewa. Dari awal kamu menginjakkan kaki di kota ini, kamu akan langsung disambut dengan senyuman hampir semua warga yang kamu temui. Ini nih, alasan paling utama yang bisa bikin kamu betah dan kangen untuk balik lagi ke Jogja. Ya nggak?

2. Sepanjang Malioboro yang penuh cerita

Nggak ngerti deh, sihir apa sih yang dipunyai Malioboro sampai sebegitu dibikin rindunya sama jalan yang terkenal sebagai landmark kota ini. Setiap sudutnya selalu menawarkan ceritanya sendiri. Kamu pasti nggak bakal rela untuk melewatkan alunan musik angklung setiap malamnya di pinggir Jalan Malioboro. Lewat tengah malam, siap-siap mengisi perutmu dengan beragam kuliner khas yang berjejer di sepanjang pinggiran toko.

3. Rebutan batik di pasar Beringharjo

Pasar Beringharjo juga punya ceritanya sendiri, termasuk tawar menawar batik dengan penjual atau bahkan mesti berebut dengan sesama pembeli. Bikin kangen banget nggak sih?

4. Kampung Gudeg Wijilan

Ngomongin kuliner, nggak afdol kalau nggak ngomongin makanan yang satu ini. Iya banget, gudeg merupakan salah satu makanan khas Jogja yang digemari hampir semua kalangan. Dari kompleks Keraton, cukup berjalan kaki 10 menit untuk bisa menikmati kampung gudeg yang tersohor itu. Seperti senyuman warganya, rasa manis gudeg dengan lauk pauknya yang khas pasti bikin kamu pengen balik lagi saking rindunya.

5. Ngantre berjam-jam cuma buat makan gudeg tengah malam

Lapar tengah malam? Tenang ada berbagai macam warung gudeg yang buka mulai malam hari sampai Shubuh. Ada Gudeg Pawon yang mesti ngantre dulu sampai tiga jam sampai dengan Gudeg Permata yang terkenal sejak zaman dahulu kala. Semuanya bikin kangen maksimal!

6. Nangis bombay abis makan Oseng-oseng Mercon

Kalau bosen gudeg, ada Oseng-oseng Mercon yang juga buka setelah jam 9 malam di sepanjang jalan KH Ahmad Dahlan. Paduan nasi putih panas plus lauk oseng-oseng kikil super pedasnya dijamin deh pasti bikin mulut meledak. Tapi walau mesti nangis bombay saking pedasnya, pantang pulang sebelum nasi habis!

7. Berburu buku-buku bekas di Shopping Center

Sebagai kota pelajar, wajar dong kalau Jogja dipenuhi banyak mahasiswa dari berbagai kota bahkan luar negeri. Nah, untuk referensi buku-buku, Shopping Center itu penyelamat di saat perlu buku-buku referensi terbitan jadul yang bahkan sudah nggak terbit lagi di toko-toko buku modern. Nggak cuma itu, kamu nggak perlu merogoh kocek dalam-dalam lho, harganya miring banget. Dimana lagi bisa ditemui kalau nggak di Jogja?

8. Menikmati sunset di Istana Ratu Boko

Coba datang saat sunset di Pelataran Istana Ratu Boko, pemandangan langit senjanya itu surga banget! Apalagi ditambah burung-burung bangau yang terbang membentuk segitiga, uwaawwww!

9. Belanja buku baru harga miring di Social Agency

Mahasiswa Jogja mana yang nggak tahu toko buku Social Agency? Toko buku harga miring ini jadi tempat nongkrong wajib mahasiswa mencari referensi buku dengan harga miring. Apalagi saat tanggal-tanggal tua, wuih mau bayar aja mesti ngantre lama. Nggak heran kalau mesti ngantre lama, setelah bayar, buku kamu juga bakalan disampul dengan sampul buku plastik. Aaakk, kangen!

10. Berburu kerajinan perak Kota Gede

Masih ingat kan dengan toko pengrajin perak Kota Gede? Masih ingat juga kan mesti keluar masuk berkali-kali hampir semua toko demi mendapatkan barang-barang perak dengan harga yang murah meriah?

11. Surganya pantai

Nggak perlu ke luar pulau atau ke luar negeri untuk menikmati beragam pantai menarik. Di Jogja, tepatnya di Gunung Kidul punya banyak puluhan pantai indah yang siap memanjakan mata. Kamu pasti masih ingat dong saat-saat ngajakin pacar ke Pantai Jungwok atau Pantai Ngobaran? Kamu juga pasti belum lupa kan gimana jauhnya perjalanan naik motor ke Pantai Wedi Ombo yang punya Laguna air lautnya sendiri? Oh, please!

12. Warung burjo dimana-mana buka 24 jam

Laper malam-malam pas duit lagi cekak? Ah, tenang! Ada warung burjo dimana-mana! Buka 24 jam lagi, perut aman terkendali, sodara-sodara!

13. Dinner romantis di Bukit Bintang

Pacaran di Jogja itu paling romantis kalau ngajak pacar ke Bukit Bintang. Pacaran romantis berkelas tapi irit biaya. Gimana nggak romantis, makan malam di atas 'tebing' sambil melihat ribuan lampu lampu malam kota yang berkelap kelip, aahhh cuma aku, mantan dan Tuhan yang tahu!

14. Semangkuk wedang ronde di pinggiran beringin kembar

Nikmat dunia mana lagi yang bakal kamu dustakan ketika menikmati secangkir ronde hangat di pinggiran Alun-alun Selatan Jogja sambil melihat-lihat orang mencoba 'masangin'. Ronde habis, bisa ikutan mencoba memutari kompleks alun-alun dengan mobil berwarna warni. OMG, please jangan bikin galau gara-gara kangen deh!

15. Belanja cokelat Monggo

Cokelat khas Jogja ini punya cita rasa lokal namun dengan kualitas dan standar Eropa. Nggak heran, cokelat di sini memang cokelat terbaik racikan ahli cokelat dari Belgia. Kamu pasti merindu cokelat-cokelat enak dengan rasa unik seperti Ginger, Orange Peel, Red Chili dan lain-lainnya, ya kan? Ngaku deh!

16. Mas-mas macho di Raminten yang menggoda iman banget

Walaupun kadang serem juga mesti cium bau-bau dupa beraneka ragam aroma, tapi percayalah surga dunia itu cuma ada di Warung Angkringan Raminten deh. Banyak cewek (bahkan cowok) yang rela menunggu makanannya berjam-jam demi bisa melihat mas-mas pelayan Raminten yang macho tapi punya hati selembut sutra yang kadang suka bikin gagal fokus. Oke fix kangen Jogja!

17. Kongkow santai di Angkringan Kopi Joss

Minum kopi itu hal yang lumrah, tapi gimana kalau kopi dicampur arang? Ah, ya cuma Jogja yang punya! Apalagi kalau dinikmati sambil bercerita ngobrol ngalor ngidul di Angkringan Kopi Joss, bahagia itu sederhana!

18. Rumahnya seniman banget nih!

Jogja itu nyeni! Banyak seniman sukses yang berasal dari Jogja. Saking nyeninya, kota ini bahkan terpilih menjadi tempat pelaksanaan Event Tahuna Art|Jog sebagai tempat berkumpul semua seniman dalam dan luar negeri. Kece!

19. Bertukar cerita dengan traveller berbagai dunia di Resto Viavia

Kamu yang suka travelling, pasti tahu banget Cafe Viavia yang berada di Jalan Prawirotaman yang terkenal sebagai kampungnya turis di Jogja. Di kafe ini, nggak cuma bisa makan dan minum aja, kamu juga bisa bertukar cerita dengan traveller dari berbagai belahan bumi. Wuih, niat travelling jadi makin menggebu-gebu abis dari sini.

20. Copy film di warnet

Karena mahasiswa punya dana yang (seringnya) terbatas, nggak heran warnet-warnet di Jogja jadi rujukan buat nonton film. Nggak perlu nunggu lama download film, di hampir semua warnet punya koleksi film bahkan sampai yang terbaru bisa kamu copy ke hard disk eksternalmu untuk ditonton di kosan. Aahh, life's good! Kapan kembali ke Jogja?
Via : brilio.net

Previous
Next Post »