Tuesday, March 22, 2016

Ternyata Beginilah Cara Mengetahui Keberadaan Setan

Piknikbontang.com - Allah telah menciptakan makhluk lain selain manusia, yakni adalah setan. Banyak setan yang hidup di sekitar kehidupan manusia. Lalu bagaimana kita bisa mengenali apakah itu setan ataupun bukan? Begini caranya mengetahui keberadaan setan dengan mudah. Hal ini akan sangat bermanfaat bagi seseorang agar tidak lalai terhadap Allah.

Kisah ini bermula dari tutur kata Ibnu Abi yang menyatakan bahwa ada seseorang sholeh dari umat manusia yang dapat mengetahui keberadaan dari setan. Orang tersebut bertemu dengan setan ketika keluar dari masjid setelah melakukan ibadah. Lalu bagaimana cara mengetahui keberadaan hantu disekitar kita dan siapakah orang itu yang dapat melakukannya?

Menurut Ibnu Abi, orang tersebut adalah Abdullah bin Abi Handzalah al-Ghasil. Ketika Abdullah keluar masjid setelah beribadah ia bertemu dengan sosok yang belum pernah ia lihat sebelumnya. Kemudian sosok itu bertanya kepada Abdullah apakah ia mengenalinya. Secara singkat Abdullah menjawab bahwa ia mengenali sosok tersebut. Lalu Abdullah melanjutkan bahwa sosok tersebut adalah setan. Sosok itu pun heran bagaimana Abdullah bisa tahu siapa dia. Lalu setan itu kembali bertanya bagaimana cara mengetahui adanya makhluk halus itu adalah setan.

Abdullah menjelaskan bahwa ketika ia keluar dari masjid ia selalu mengingat Allah, tapi ketika ia melihat sosok tersebut tiba-tiba ia langsung lalai terhadap Allah. Hal inilah yang dijadikan dasar bahwa sosok tersebut adalah setan sehingga Abdullah sadar akan hal itu. Sosok tersebut membenarkan pernyataan Abdullah. Setelah itu, Abdullah hendak menjauh dari setan itu tapi kemudian setan mencegahnya dan ia akan memberitahukan sesuatu hal pada Abdullah. Tapi Abdullah menolak dan setan terus memaksanya. Bahkan setan bernegosiasi dengan Abdullah agar ia mau mendengarkan apa yang akan disampaikan oleh setan itu. Setan itu berkata bahwa apabila yang ia sampaikan benar maka kerjakanlah tapi jika Abdullah merasa bahwa apa yang disampaikan setan itu salah maka abaikanlah.

Karena setan itu terus memaksa, maka Abdullah pun berkenan untuk mendengarkan ucapan setan itu. Setan melarang kita untuk mengharapkan suatu hal yang berlebih pada orang lain kecuali Allah dan ketika marah maka lihatlah wajah kita.

Ketika kita dalam keadaan marah, maka seharusnya kita langsung bercermin. Dari pantulan cermin itu, kita bisa mengetahui wajah diri kita ketika dilanda amarah. Apabila orang tersebut memiliki hati yang bersih maka ia akan langsung tersadar dan beristighfar. Ia akan menyadari bahwa wajah dirinya yang ketika marah bukanlah wajah aslinya melainkan terdapat wajah setan sebab ketika marah terdapat sujud setan di dalam aliran darah yang membuat orang marah memiliki wajah merah dan detak jantung semakin meninggi.

Pesan yang diberikan oleh Rasul mengenai keberadaan hantu menurut Islam adalah kita dilarang untuk marah dan sebisa mungkin bersabar karena balasan orang bersabar adalah surga.

Sebagai seorang muslim, kita harus sadar mengenai hal ini. Setan berkeliaran di mana-mana dan mereka dapat berubah menjadi siapa saja sehingga kita akan kesulitan untuk mengenal setan. Oleh karena itu, dengan mengingat Allah maka kita akan dilindungi dari godaan setan yang terkutuk karena pada dasarnya bisikan setan adalah bisikan menuju kemaksiatan. Selain itu, kita dapat mengatasi diri kita ketika marah. Rasul telah mengajarkan pada kita mengenai kesabaran karena orang yang mudah marah identik dengan dorongan setan yang menyuruhnya untuk marah.





Sumber : http://statradar.net

Previous
Next Post »